Contoh Surat Perjanjian Sewa Alat Berat

PERJANJIAN SEWA ALAT BERAT
No. XXX / XXXX / XXXXX / XX / 2000

Pada hari ini Senin 21 November 2000 telah disepakati dan disetujui kedua belah pihak masing-masing sebagai berikut :

Nama         : H. Julak (PT. XXXXX)
Alamat        : Perum Gampir RT. 22 / 110 Balikpapan
Status         : Pemilik (Pihak Pertama)

Nama         : Santosa (PT. YYYYY)
Alamat        : Tanah Lot - Bali
Status         : Penyewa (Pihak Kedua)

Kedua belah Pihak sepakat mengadakan kontrak sewa 1 Unit Alat Berat SSSSS dengan syarat-syarat sebagai berikut :

1.   Pihak Pertama menyerahkan 1 unit alat Berat SSSSS kepada pihak kedua dalam kondisi baik siap operasi.

2.   Disepakati biaya sewa / bulan Rp. 35.000.000 (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah) dan dibayar di depan, untuk pembayaran kontrak selanjutnya dilakukan seminggu sebelum kontrak berakhir apabila tidak ada pembayaran atau pemberitahuan    maka Pihak Pertama berhak menyewakan kepada pihak lain.

3.   Apabila masa sewa berakhir maka Pihak Kedua wajib mengembalikan unit   tersebut dalam keadaan baik.

4.   Dalam masa pengoperasiannya kedua belah pihak diwajibkan saling    berkoordinasi untuk kepentingan dan kelancaran kedua belah pihak.

5.   Harga sewa menyewa tidak terikat kontrak. Sewaktu-waktu dapat berubah.

Tanggung jawab masing-masing Pihak :

1.   Pihak Pertama (Pemilik)
-     Membayar gaji Operator
-     Pelumas dan Olie

2.   Pihak Kedua (Penyewa)
-     Membayar upah Premi Operator
-     Pengadaan atau pengisian BBM (Solar) untuk pengoperasian Crane tersebut.
-     Kerusakan yang dikarenakan dalam pengoperasian Pihak Kedua     memaksakan kerja diluar kemampuan unit.
-     Penanggung biaya Mo-The Mob, OPP, OPT.
-     Pihak Kedua tidak dibenarkan memindah tangankan atau menyewakan     kepada pihak lain serta mengoperasikan unit di luar dari lokasi atau tempat, tanpa sepengetahuan pihak Pertama.
-     Apabila dalam pengoperasiannya terjadi kehilangan atas unit dan alat-alat kelengkapannya, maka Pihak Kedua bersedia mengganti sesuai harga atau nilai yang telah disepakati.

Apabila dalam masa perjanjian ini terjadi perselisihan maka kedua belah pihak menyelesaikan dengan jalan musyawarah dan apabila tidak mencapai jalan mufakat maka diselesaikan di Pengadilan Negeri Balikpapan dan bersedia diproses secara hukum dan ketentuan yang berlaku.

Surat Perjanjian ini dibuat 2 (dua) rangkap yang ditanda tangani di atas kertas bermaterai yang cukup berkekuatan hukum yang sama.


Pihak Pertama                                                            Pihak Kedua



H. Julak                                                                       Santosa